Considerations To Know About Cuaca Hari Ini

Wiki Article

Namun di beberapa zona lainnya, seperti sebagian wilayah Sumatra bagian tengah dan selatan, serta beberapa kawasan di Papua bagian selatan, musim kemarau justru diperkirakan akan berlangsung lebih panjang dari biasanya.

Sementara itu, daerah dekat ekuator seperti Riau dan Papua mungkin tidak mengalami musim kemarau yang terlalu ekstrem karena curah hujan relatif stabil sepanjang tahun.

Dalam beberapa tahun terakhir, kedua fenomena ini kerap menjadi biang cuaca ekstrem—mulai dari kekeringan panjang hingga hujan berlebih yang memicu banjir dan longsor. Dengan absennya El Niño dan La Niña, pola musim di Indonesia cenderung mengikuti siklus tahunan yang lebih mudah diprediksi.

"Jadi utamanya adalah karena tidak adanya dominasi iklim international seperti El Nino, La Nina, dan IOD sehingga prediksi kami iklim tahun ini typical dan tidak sekering tahun 2023 yang berdampak pada banyak kebakaran hutan dan musim kemarau tahun 2025 cenderung mirip dengan kondisi musim kemarau tahun 2024," kata Ardhasena.

Wilayah ini mengalami dua kali musim hujan dan dua kali musim kemarau dalam setahun. Saat ini, wilayah tersebut mulai memasuki musim kemarau pertama, meski dengan kondisi yang tidak terlalu kering.

finews, Jakarta — Hujan deras terus membasahi berbagai pelosok Indonesia sejak awal tahun ini. Intensitas curah hujan yang tinggi membuat aktivitas warga terganggu, mulai dari kemacetan hingga kekhawatiran akan bencana banjir dan tanah longsor.

Pola unik ini membuat wilayah Sumatra utara tetap memiliki potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), meski kondisi cuaca secara umum tidak terlalu kering. Artinya, kesiapsiagaan tetap diperlukan, terutama di region yang memiliki lahan gambut dan aktivitas pembukaan lahan.

Dalam kondisi ini, angin muson timur membawa hawa panas yang berasal dari gurun Australia. Kemudian angin tersebut bergerak melewati Indonesia sehingga wilayah Nusantara mengalami musim kemarau. Ciri-ciri musim kemarau

Menariknya, BMKG juga menyoroti wilayah Sumatra bagian utara yang memiliki pola iklim berbeda dibandingkan mayoritas wilayah Indonesia. Daerah ini dikenal memiliki dua musim hujan dan dua musim kemarau dalam setahun.

Selain itu, suhu muka laut di wilayah sekitarnya, termasuk Samudera Hindia dan Pasifik, juga turut memengaruhi pembentukan awan dan pola hujan. Kondisi ini menjadikan proses transisi musim di beberapa wilayah berlangsung lebih cepat atau lebih lambat dibanding daerah lainnya.

Salah satu faktor utama yang membuat BMKG optimistis terhadap stabilitas iklim 2026 adalah kondisi fenomena world. El Niño dan La Niña diperkirakan tidak aktif hingga akhir 2026, sehingga tidak ada gangguan besar terhadap pola curah hujan nasional.

Musim kemarau memiliki beberapa ciri khas yang mudah dikenali. Pertama, curah hujan sangat rendah bahkan hampir tidak ada hujan selama berminggu-minggu. Kedua, suhu udara cenderung lebih panas pada siang hari karena tidak ada awan yang menghalangi sinar matahari.

Kondisi basah yang berkepanjangan ini membuat masyarakat bertanya-tanya soal kapan sebenarnya musim kemarau di Indonesia akan dimulai?

Selain itu, vegetasi seperti rumput dan daun-daun pohon bisa menguning Cuaca Hari Ini atau rontok karena kekurangan air. Kebakaran hutan dan lahan juga sering terjadi pada musim ini, terutama di daerah dengan banyak lahan gambut.

Keempat, waspadai kebakaran dengan tidak membuang puntung rokok sembarangan atau membakar sampah di lahan kering. Terakhir, petani bisa beralih ke tanaman yang tahan kekeringan atau menggunakan sistem irigasi tetes untuk mengoptimalkan penggunaan air.

Report this wiki page